TATOR, UPDATENEWS – Proyek rekonstruksi penanggulangan bencana di poros Palesan–Buakayu, yang dikerjakan Irvan Permana Palamba, anak salah satu anggota DPRD Tana Toraja (Tator), menjadi sorotan tajam. Proyek bernilai miliaran rupiah itu molor dan diduga dikerja asal-asalan.
Kondisi di lapangan menunjukkan kualitas pekerjaan yang dinilai tidak maksimal dan jauh dari harapan.
Tak tanggung-tanggung, proyek rekonstruksi tersebut menelan anggaran miliaran rupiah. Namun besarnya nilai proyek tidak sebanding dengan hasil pekerjaan yang terlihat hingga kini.
Sejumlah bagian proyek belum rampung, meski waktu pelaksanaan sudah berjalan cukup lama.
Dikhawatirkan proyek penanggulangan bencana yang seharusnya memberi rasa aman justru berpotensi menimbulkan risiko baru.
Sekedar diketahui saat ini proyek tersebut telah di addendum. Informasi yang beredar Irvan telah diperingatkan dua kali untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Sementara itu Irvan Permana Palamba yang beberapa kali dikonfirmasi enggan merespon, dan memilih bungkam hingga berita ini diterbitkan.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi






