MAKASSAR, UPDATENEWS- LPPM Universitas Sawerigading Makassar kembali menghadirkan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional melalui kegiatan “PKM Nasional Kolaborasi Batch 2” yang akan dilaksanakan pada tanggal 23–24 Juni 2026 di Desa Belampunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Mengusung tema “Kampung Berdaya: Kolaborasi Akademisi Membangun Pemberdayaan Unggul & Berdampak Bagi Warga Desa”, program ini diharapkan mampu menjadi wadah sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.
Ketua LPPM Universitas Sawerigading Makassar, Dr. Ahmad Syaekhu, M.Si., C.MTr., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar program pengabdian, tetapi juga bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“PKM Nasional Kolaborasi Batch 2 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara akademisi dan masyarakat. Kami berharap kehadiran para peserta dapat memberikan dampak positif, solusi inovatif, serta mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan. Kampus harus hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan dan penggerak pembangunan,” ujar Dr. Ahmad Syaekhu.
Kegiatan PKM Nasional Kolaborasi Batch 2 akan melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan fokus pengabdian yang mencakup berbagai bidang strategis, di antaranya pemberdayaan ekonomi dan UMKM, pendidikan dan literasi, kesehatan masyarakat, sosial budaya dan tata kelola masyarakat, lingkungan dan energi terbarukan, serta bidang hukum.
Selain memberikan pengalaman langsung dalam pengabdian kepada masyarakat, peserta juga akan memperoleh berbagai manfaat seperti sertifikat PKM nasional, laporan kegiatan PKM, surat keterangan dan presensi dari pihak desa, publikasi jurnal PKM terakreditasi, publikasi berita online, hingga fasilitas konsumsi selama kegiatan berlangsung.
Adapun biaya pendaftaran kegiatan sebesar Rp200.000, sementara biaya publikasi jurnal sebesar Rp250.000. Pendaftaran dibuka hingga 20 Juni 2026.
Melalui kegiatan ini, pihak universitas berharap dapat memperkuat kolaborasi antara kampus dan masyarakat dalam menciptakan pengabdian yang berdampak nyata serta mendukung pembangunan desa yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan pelaksanaan kegiatan dapat diperoleh melalui narahubung:
Farel: 082260856705
Rahma: 08523880552






