TATOR, UPDATENEWS – Fasilitas ruang rawat inap di RSUD Lakipadada, Kabupaten Tana Toraja (Tator), dikeluhkan orang tua pasien peserta BPJS Kesehatan kelas I. Sejumlah fasilitas yang dinilai tidak memadai, mulai dari seprai hingga air minum, menjadi sorotan saat pasien menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
YD, orang tua pasien, mengungkapkan bahwa saat pertama kali masuk ke ruang rawat inap, pihaknya tidak menemukan seprai di tempat tidur maupun galon air minum.
“Pas kami masuk kemarin tidak ada seprei dan galon. Setelah dikeluhkan, baru datang pasang seprei dan galon,” ungkap YD kepada UPDATENEWS, Rabu (14/10/2026).
Menurut YD, kondisi tersebut patut menjadi perhatian pihak rumah sakit, terlebih pasien yang dirawat merupakan anak-anak yang membutuhkan fasilitas memadai selama menjalani perawatan.
“Nah ini anak-anak pasiennya anak-anak seharusnya karena pasien seperti ini fasilitas memadai. Alasan mereka seprei tidak dipasang karena dicuci,” ungkapnya.
Selain ketersediaan seprai dan air minum, YD juga mengeluhkan kondisi ranjang pasien. Menurutnya, fasilitas ruang rawat inap seharusnya menjadi perhatian pihak rumah sakit agar pasien mendapatkan pelayanan yang layak sesuai kebutuhan perawatan.
Keluhan tersebut menjadi perhatian terhadap kesiapan fasilitas ruang rawat inap RSUD Lakipadada, khususnya bagi pasien peserta BPJS Kesehatan kelas I.
Sementara itu, Direktur RSUD Lakipadada, Obed Bassang menjelaskan bahwa jumlah pasien yang meningkat dalam beberapa hari terakhir menyebabkan ketersediaan fasilitas belum optimal.
“Selamat siang pak. Mohon maaf beberapa hari ini memang pasien banyak jadi seprei di laundry dulu nanti pagi baru diambil pak. Kalau galon diantar setiap pagi ke rs kemungkinan kemarin habis, sekali lagi kami mohon maaf atas kekurangan pelayanan kami,” pesan Obed kepada UPDATENEWS saat dikonfirmasi.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi






