TATOR, UPDATENEWS – Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg memilih bungkam terkait sejumlah proyek pemerintah daerah yang mengalami keterlambatan penyelesaian di wilayah Tana Toraja. Padahal, upaya konfirmasi telah dilakukan berkali-kali, namun tidak mendapat respons.
Sikap diam orang nomor satu di Tana Toraja itu memicu tanda tanya publik, terlebih proyek-proyek tersebut menggunakan anggaran negara bernilai miliaran rupiah.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari Bupati Zadrak terkait penyebab keterlambatan proyek, langkah evaluasi terhadap kontraktor pelaksana, maupun upaya pemerintah daerah dalam memastikan proyek dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
Keterlambatan proyek tidak hanya berdampak pada serapan anggaran, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Publik menilai, sikap bungkam kepala daerah justru memperbesar kecurigaan dan membuka ruang spekulasi terkait lemahnya pengawasan serta akuntabilitas pelaksanaan proyek.
Sejumlah pihak mendesak agar Bupati Zadrak Tombeg segera memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat, sekaligus memastikan tidak ada pembayaran proyek yang dilakukan sebelum pekerjaan benar-benar rampung sesuai spesifikasi.
Selain itu, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta untuk ikut memantau proyek-proyek yang mengalami keterlambatan, guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran publik.
Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak menutup mata dan telinga terhadap persoalan yang ada, mengingat keterbukaan informasi dan tanggung jawab publik merupakan bagian dari komitmen tata kelola pemerintahan yang baik.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi








