Dalih “Belum Ada Laporan”, Polres Tana Toraja Tumpul Soal Dugaan Mafia BBM di SPBU Minanga

TATOR, UPDATENEWS – Pernyataan Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan yang menyebut belum adanya laporan masyarakat terkait dugaan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) menuai sorotan tajam publik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam press release akhir tahun, namun dinilai sebagai alasan normatif yang berpotensi menutup mata terhadap persoalan yang selama ini ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.

Di tengah keluhan warga soal kelangkaan BBM, antrean panjang di SPBU, hingga dugaan penyaluran tidak tepat sasaran, Polres Tana Toraja justru berdalih “belum ada yang melapor”.

“Sampai sekarang belum ada masyarakat yang melaporkan soal adanya mafia BBM, kemudian tidak ada juga masyarakat yang mengeluh soal BBM langkah,” jelas Kapolres Tana Toraja dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

Pernyataan ini dinilai publik sebagai bentuk lemahnya kepekaan aparat terhadap persoalan nyata yang terjadi di lapangan.

“Dugaan mafia BBM bukan isu baru. Kalau polisi hanya menunggu laporan, lalu di mana fungsi intelijen dan penegakan hukum?” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Publik menilai, kepolisian tidak semestinya bersikap pasif, apalagi dalam kasus yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan berpotensi merugikan negara. Dugaan praktik mafia BBM seharusnya dapat diusut melalui penyelidikan proaktif, patroli intelijen, serta pengawasan distribusi BBM di SPBU dan jalur distribusi lainnya.

Dalih ketiadaan laporan juga dianggap mengabaikan fakta bahwa masyarakat kerap takut atau ragu melapor, terutama jika dugaan praktik ilegal melibatkan jaringan kuat atau oknum tertentu. Dalam konteks ini, kepolisian diharapkan hadir sebagai pelindung, bukan sekadar penunggu laporan.

Sejumlah pihak mendesak Kapolres Tana Toraja dan jajarannya untuk tidak berlindung di balik prosedur administratif, melainkan menunjukkan ketegasan dan inisiatif dalam membongkar dugaan mafia BBM. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dikhawatirkan semakin tergerus.

READ  Diduga Mainkan Solar Subsidi Jelang Nataru, SPBU Minanga Bungkam Saat Dikonfirmasi

Publik juga mendorong Polda Sulawesi Selatan dan Mabes Polri untuk ikut memantau dan mengevaluasi kinerja Polres Tana Toraja dalam menangani isu strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Seperti diketahui, dugaan mafia BBM subsidi di SPBU Minanga sangat meresahkan warga, pasalnya pihak SPBU Minanga keran kali mengutamana pengisian BBM menggunakan jerigen dibanding pengguna kendaraan.

 

Penulis: Nober Salamba 

Editor: Redaksi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *