MAKASSAR,UPDATENEWS— Direktur Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan (LP2TK) Sawerigading Indonesia, kandidat Dr. Riswan Marsal, mengikuti Ujian Seminar Hasil Disertasi (S3) pada Program Doktor Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H), Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (18/8/2026).
Seminar hasil tersebut mengangkat judul disertasi “Inkompetensi Sosial Kepelatihan Tenaga Kesehatan (Studi Kasus pada Lembaga Pelatihan Terakreditasi Kemenkes)”. Kegiatan berlangsung pukul 13.30–15.30 WITA di Ruang Senat Lantai 2 FIS-H UNM.
Ujian seminar hasil ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyelesaian pendidikan doktoral Riswan Marsal. Penelitian yang dilakukan mengangkat isu strategis mengenai aspek sosial dalam penyelenggaraan pelatihan tenaga kesehatan, khususnya bagaimana kompetensi sosial dibentuk, dikembangkan, dan diimplementasikan dalam lembaga pelatihan yang telah terakreditasi Kementerian Kesehatan.
Sebagai Direktur LP2TK Sawerigading Indonesia, penelitian tersebut memiliki relevansi kuat dengan bidang profesional yang selama ini digelutinya. Kajian mengenai kompetensi sosial tenaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga menyentuh kemampuan membangun komunikasi, interaksi, kerja sama, empati, serta relasi sosial yang efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam konteks pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, kompetensi sosial menjadi salah satu unsur penting dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, penelitian Dr. Riswan Marsal diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus masukan praktis bagi pengembangan sistem kepelatihan tenaga kesehatan di Indonesia.
Ujian tersebut menghadirkan jajaran akademisi Program Doktor Sosiologi FIS-H UNM sebagai tim penguji dan pembimbing. Hadir dalam seminar antara lain Dr. Ahmadi, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Dekan I, Dr. Najamuddin, M.Hum. selaku Koordinator Program Studi/Kopromotor I, Prof. Dr. Muhammad Syukur, M.Si. selaku Promotor, Dr. Supriadi Torro, S.Pd., M.Si. selaku Kopromotor II, serta Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum., Prof. Dr. A. Ihsan, M.Kes., dan Dr. Ashari, M.Si. sebagai penguji internal.
Forum seminar berlangsung dalam suasana akademik dengan menghadirkan pembahasan dan telaah kritis terhadap hasil penelitian yang telah dilakukan. Berbagai masukan dari promotor, kopromotor, dan penguji menjadi bagian penting dalam penyempurnaan disertasi sebelum memasuki tahapan akademik berikutnya.
Bagi Dr. Riswan Marsal, penyelesaian studi doktoral tidak hanya menjadi pencapaian akademik personal, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.
Penelitian ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan praktik profesional. Pengalaman Dr. Riswan Marsal dalam memimpin LP2TK Sawerigading Indonesia menjadi modal penting untuk menghadirkan perspektif empiris dalam mengkaji berbagai persoalan yang dihadapi lembaga pelatihan tenaga kesehatan.
Melalui penelitian tersebut, diharapkan lahir pemikiran dan rekomendasi yang dapat memperkuat tata kelola lembaga pelatihan, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, serta mendorong terbentuknya tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan sosial yang kuat.
Ujian seminar hasil disertasi ini menjadi langkah penting bagi Dr. Riswan Marsal menuju penyelesaian Program Doktor Sosiologi di Universitas Negeri Makassar sekaligus memperkuat kiprahnya dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan di Indonesia.












