MAKASSAR, UPDATENEWS– Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan pelatihan bertajuk “Optimalisasi Padlet sebagai Media Pembelajaran Interaktif dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru IPS SMP Negeri 4 Makassar” pada Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang menghadirkan sekitar 25 guru ini difokuskan pada penguatan kemampuan guru dalam mengimplementasikan Padlet sebagai media pembelajaran digital yang inovatif dan kolaboratif di kelas.
Berlangsung di SMP Negeri 4 Makassar dan dipimpin oleh Dr. Hasni, S.Pd., M.Pd. bersama tim pengabdian yang terdiri atas Ulul Azmi Mustari, S.Pd., M.Pd. dan Mas’ud L., S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Makassar.
Dalam pelatihan ini, para peserta diperkenalkan pada berbagai fitur Padlet yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran IPS. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengenalan aplikasi, tetapi juga pada strategi implementasi Padlet dalam proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran.
Ketua Tim Pengabdi, Dr. Hasni, S.Pd., M.Pd., menjelaskan guru diajak untuk memahami bagaimana Padlet dapat digunakan sebagai ruang diskusi digital, media berbagi sumber belajar, sarana presentasi hasil kerja peserta didik, hingga wadah refleksi pembelajaran. Melalui sesi praktik langsung, peserta diberikan kesempatan untuk membuat papan Padlet sesuai dengan materi ajar yang mereka ampu.
“Guru-guru IPS merancang berbagai aktivitas pembelajaran interaktif, seperti diskusi kelompok berbasis isu sosial, pengumpulan tugas proyek, pembuatan peta konsep digital, serta penyusunan galeri sumber belajar yang dapat diakses peserta didik kapan saja,”jelasnya.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif peserta didik sekaligus memperkaya pengalaman belajar mereka. Tim PKM menjelaskan bahwa pemanfaatan Padlet menjadi salah satu alternatif yang relevan dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
Dengan tampilan yang sederhana dan mudah digunakan, Padlet memungkinkan guru mengintegrasikan berbagai jenis konten seperti teks, gambar, video, tautan, maupun dokumen dalam satu platform yang terorganisasi. Kehadiran media ini dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kolaboratif, dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21.Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru aktif berdiskusi mengenai berbagai skenario penerapan Padlet di kelas serta berbagi pengalaman terkait penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Banyak peserta menilai bahwa Padlet memiliki potensi besar untuk meningkatkan interaksi antara guru dan peserta didik, sekaligus mempermudah pengelolaan aktivitas belajar secara digital.
“Melalui kegiatan ini, tim PKM UNM berharap para guru tidak hanya memahami fungsi teknis Padlet, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara efektif dalam pembelajaran IPS”, ungkapnya lagi.
Dengan meningkatnya kompetensi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran digital, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih inovatif, interaktif, dan mampu mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi Program Studi Pendidikan IPS dan LPPM UNM dalam mendukung transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital, sekaligus memperkuat kompetensi pedagogik guru dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.











