TATOR, UPDATENEWS – Kecewa karena jalan poros rusak tak kunjung diperbaiki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja (Tator), warga di Kecamatan Sangalla, patungan membeli material timbunan untuk menambal jalan rusak yang berkubang. Kondisi jalan rusak disebut sudah berulang kali memakan korban, terutama pelajar yang melintas saat musim hujan.
Aksi swadaya itu dilakukan warga lantaran kerusakan jalan dinilai semakin membahayakan pengguna jalan. Lubang di badan jalan berubah menjadi kubangan air ketika hujan turun sehingga pengendara sulit melihat kondisi jalan sebenarnya.
“Berapa kalimi ki swadaya kasihan yang jalan poros, karena sudah banyak anak sekolah jatuh di jalan itu. Ada video saya kirim,” ujar salah seorang warga Sangalla, Azrhy kepada UPDATENEWS, Senin (25/5/2026).
Menurut Azrhy, warga beberapa kali patungan untuk membeli material timbunan agar jalan bisa dilalui lebih aman. Namun perbaikan seadanya itu tidak bertahan lama karena kondisi jalan sudah rusak dan terus dilalui kendaraan setiap hari.
“Ini jalan kalau hujan penuh air kayak kolam renang saja, jadi pengendara biasa banyak jatuh, utamanya anak sekolah yang naik motor. Makanya warga inisiatif swadaya masukkan timbunan,” katanya.
Meski ruas jalan yang rusak tidak terlalu panjang, jalur tersebut merupakan akses poros yang menghubungkan sejumlah di wilayah Sangalla. Kondisi tersebut menganggu aktivitas.
“Jalan poros Sangalla-Batualu, tempatnya di bena’. Persimpangan jalan masuk turunan tembus Makale, samping Polsek ini,” ungkapnya.
Meski sudah beberapa kali di swadaya warga, jalan tersebut kembali rusak ketika hujan. Yang membuat material timbunan terbawa arus air.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tana Toraja segera turun tangan melakukan perbaikan permanen agar kondisi jalan tidak lagi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu Kadis PUTR Tator, Yulieanti Sarah Mapaliey saat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan tidak merespon.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi












