MAKASSAR, UPDATENEWS— Rektor Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H., kembali menorehkan kontribusi strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional. Kali ini, ia tercatat sebagai salah satu penulis dalam buku “Cahaya Pendidikan Tinggi Terbit Terang Benderang dari Wilayah IX (Jilid 2)” yang resmi diluncurkan dalam rangkaian LLDikti IX Award Tahun 2025.
Peluncuran buku tersebut digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Dian Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ciputra Makassar, Kawasan CitraLand City CPI, Jalan Sunset Boulevard, Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda apresiasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX terhadap insan dan institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu, literasi, dan publikasi akademik.
Kehadiran Prof. Dr. A. Melantik Rompegading sebagai penulis dalam buku tersebut menegaskan peran aktif UNSA Makassar dalam memperkuat budaya akademik dan literasi ilmiah di wilayah Indonesia Timur, khususnya Wilayah IX. Buku ini memuat berbagai gagasan, praktik baik, serta refleksi strategis dari para pimpinan perguruan tinggi dan akademisi yang dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Melantik Rompegading menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam penulisan buku ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk tidak hanya berperan dalam pengelolaan institusi, tetapi juga aktif menyumbangkan pemikiran yang konstruktif bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan tinggi.
“Buku ini menjadi medium kolaboratif untuk menyuarakan pengalaman, gagasan, dan harapan demi terwujudnya pendidikan tinggi yang berkualitas, berdaya saing, dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
LLDikti IX Award sendiri merupakan ajang resmi tahunan yang memberikan penghargaan kepada perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, serta mitra strategis yang menunjukkan kinerja unggul. Peluncuran buku Cahaya Pendidikan Tinggi menjadi simbol bahwa prestasi tidak hanya diukur dari capaian institusional, tetapi juga dari kontribusi intelektual dan literasi yang berkelanjutan.
Partisipasi Rektor UNSA Makassar dalam buku ini sekaligus memperkuat posisi UNSA sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan publikasi ilmiah, serta berkontribusi aktif dalam ekosistem pendidikan tinggi nasional.












