MAKASSAR, UPDATENEWS– Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh dosen Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar. Prof. Dr. Asma, S.H., M.H., salah satu guru besar Universitas Sawerigading, mendapat kepercayaan untuk menjadi anggota penguji dalam Sidang Disertasi Terbuka/Promosi Doktor Ilmu Hukum pada Program Pascasarjana Universitas Borobudur, Jakarta.
Kepercayaan tersebut tertuang dalam surat undangan resmi Program Pascasarjana Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur tertanggal 1 Oktober 2026. Penunjukan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kapasitas dan kompetensi akademik Prof. Dr. Asma dalam bidang ilmu hukum, sekaligus memperkuat kontribusi dosen Universitas Sawerigading dalam pengembangan keilmuan di tingkat nasional.
Berdasarkan undangan tersebut, Prof. Dr. Asma menjadi anggota penguji dalam sidang promosi doktor yang akan dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Kampus A Universitas Borobudur, Jakarta Timur.
Terdapat tiga agenda sidang disertasi dengan tema penelitian yang berbeda. Sidang pertama mengangkat disertasi berjudul “Penguatan Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia untuk Mewujudkan Kepastian Hukum yang Adil” yang disusun oleh Mardisontori.
Sementara itu, sidang kedua mengangkat disertasi berjudul “Perlindungan Hukum yang Berkeadilan dan Bermanfaat terhadap Konsumen dalam Peredaran Rokok Elektrik (Vape) di Indonesia” yang disusun oleh Andi Nurhidayah.
Sidang ketiga mengangkat disertasi dengan judul ” Penguatan Fungsi Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia untuk Mewujudkan Kepastian Hukum yang Adil” yang disusun oleh Mardisantoni.
Keterlibatan Prof. Dr. Asma dalam kedua agenda akademik tersebut menunjukkan peran penting guru besar dalam proses evaluasi ilmiah, pengujian argumentasi akademik, serta penguatan kualitas penelitian pada jenjang pendidikan doktoral.

Memperkuat Reputasi Akademik Universitas Sawerigading
Kepercayaan yang diberikan kepadanya, oleh Prof. Dr. Asma mengaku menjadi momentum penting bagi Universitas Sawerigading Makassar untuk terus memperkuat reputasi akademik melalui keterlibatan dosen dalam berbagai forum ilmiah lintas perguruan tinggi.
“Peran sebagai penguji disertasi tidak hanya menuntut penguasaan substansi keilmuan, tetapi juga kemampuan menilai kebaruan penelitian, ketajaman analisis, konsistensi argumentasi, serta kontribusi hasil penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik hukum di Indonesia,”jelasnya.
Kehadiran guru besar Universitas Sawerigading dalam forum akademik nasional juga membuka ruang pertukaran gagasan dan pengalaman ilmiah antarlembaga pendidikan tinggi. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun tradisi akademik yang berkualitas, memperluas jejaring kelembagaan, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Bagi Universitas Sawerigading Makassar, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi, produktivitas ilmiah, dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Melalui keterlibatan aktif para akademisinya dalam forum akademik nasional, Universitas Sawerigading berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam penguatan pendidikan tinggi serta pengembangan keilmuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.






