TATO, UPDATENEWS – Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, memaparkan capaian kinerja selama satu tahun memimpin Kabupaten Tana Toraja melalui sejumlah kanal, termasuk media sosial. Namun alih-alih menuai pujian, paparan tersebut justru memantik beragam kritik dari warganet.
Sejumlah akun Facebook yang mengaku sebagai warga Tana Toraja menyampaikan komentar bernada pedas, terutama terkait pemerataan pembangunan infrastruktur.
Komentar dan kritikan itu mereka tulis di unggahan judul “Refleksi Setahun Tana Toraja Masero,Pemerintah Klaim Capaian dan Tetap Terbuka Kritik”.
Salah satu akun, Mhelwan Brsg, menyoroti ketimpangan pembangunan di wilayahnya.
“Nyata,, nyata dari mana,, pembangunan itu harus merata,, tapi apa,, di bagian-bagian tertentu saja dibangun,,, Di kampung kami mana ada pembangunan sama sekali,, tidak ada cok,,, biar batu satupun tidak ada di jalan,” tulisnya di kolom komentar.
Komentar serupa juga disampaikan akun Pong Ansar yang mempertanyakan efektivitas kepemimpinan saat ini.
“Pak Zadrak, kalau memang anda tidak mampu membangun Tana Toraja mending bapak mundur dan fokus jadi dr. masyarakat butuh jalan pak, bukan janji,” tulisnya.
Tak hanya itu, beberapa warganet turut membandingkan kepemimpinan Zadrak dengan pemerintahan sebelumnya.
“MAU DIBANDINGKAN SAMA NICO JAUH LEBIH BAIK. NICO SUDAH JELAS-JELAS BANYAK PEMBANGUNAN.. LAH YANG SEKARANG APA PEMBANGUNAN,” tulis akun Amir, merujuk pada masa kepemimpinan Nicodemus Biringkanae.
Bahkan, ada pula warganet yang menilai satu periode kepemimpinan sudah cukup.
“Hhhh semboyan saja tidak ada bukti kinerja yang terealisasi 1 periode ji,” tulis akun Remon Bembe Angin.
Sejumlah pengamat menilai kritik publik merupakan bagian dari dinamika demokrasi, terlebih di era keterbukaan informasi. Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dapat menjadikan masukan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pembangunan ke depan.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi












