Peringati Hari Lahir Dua Program Studi, FKIP Unsa Gelar Kegiatan Sosialisasi dan Pengabdian Masyarakat

MAKASSAR, UPDATENEWS— Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sawerigading memperingati hari lahir dua program studi, yakni Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Peringatan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi kampus, pengabdian kepada masyarakat (PKM), serta kegiatan berbagi bersama anak-anak Panti Asuhan Mattampawalie yang berlokasi di Jalan Dato Tiro No. 5, Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sawerigading beserta 11 orang dosen FKIP. Acara dimulai pada pukul 09.00 WITA hingga selesai dengan suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sawerigading, Nana Harlina Haruna, S.Pd.,M.Pd,  menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen FKIP dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi di tengah masyarakat.

Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan Universitas Sawerigading kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk sosialisasi pendidikan, khususnya bagi mereka yang memiliki keinginan untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

“Melalui kegiatan ini, FKIP Universitas Sawerigading berharap dapat menumbuhkan motivasi dan semangat belajar bagi adik-adik panti asuhan dalam meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,”terangnya.

Selain sosialisasi kampus, kegiatan ini juga menjadi wujud pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Para dosen dari Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melaksanakan kegiatan PKM yang dikaitkan dengan visi dan misi Universitas Sawerigading yang berbasis kearifan lokal Sulawesi Selatan.

Salah satu bentuk implementasinya adalah pengenalan dan pemanfaatan permainan tradisional khas Sulawesi Selatan yang telah diwariskan secara turun-temurun dan dilestarikan oleh masyarakat sebagai media edukatif.

READ  Alumni Unsa Makassar Lolos Program Magang Jepang Kemnaker di Bidang Pengolahan Makanan

Peringatan hari lahir dua program studi ini kami maknai bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk berbagi, mengabdi, dan menebar manfaat kepada masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi dan pengabdian kepada masyarakat ini, kami ingin menumbuhkan semangat dan motivasi belajar adik-adik panti asuhan agar berani bermimpi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Dekan FKIP Universitas Sawerigading.

Pada penghujung kegiatan, FKIP Universitas Sawerigading menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Mattampawalie berupa sembako, Al-Qur’an, makan prasmanan, serta suvenir kalender tahun 2026. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pembina Panti Asuhan Mattampawalie, Ibu Hj. Musyarrafah Amin, S.Sos., M.Si.

Melalui kegiatan ini, FKIP Universitas Sawerigading berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan pelestarian kearifan lokal, sejalan dengan nilai-nilai yang diusung oleh universitas.

Nilai-nilai kearifan lokal merupakan identitas dan kekuatan kita. Oleh karena itu, pengabdian yang dilakukan dosen FKIP dikaitkan dengan budaya dan permainan tradisional Sulawesi Selatan agar tetap lestari sekaligus menjadi media pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *