ENREKANG, UPDATENEWS – Dugaan penyalahgunaan pendistribusian BBM subsidi jenis Solar mencuat di SPBU Kalosi, Kabupaten Enrekang, Sabtu (8/8/2026), pengisian sejumlah jerigen diduga diprioritaskan dibandingkan kendaraan yang telah mengantre sejak pagi. Dugaan tersebut mendapat perhatian aparat kepolisian, Polsek Alla bahkan mengakui adanya pelanggaran dalam proses pendistribusian Solar Subsidi di SPBU Kalosi.
“Saya perintahkan Anggota dulu cek,” pesan Kasat Intel Polres Enrekang, Iptu Deddy Alfa Lobo kepada wartawan UPDATENEWS, Sabtu (9/8/2026).
Menindaklanjuti informasi tersebut, salah satu anggota Polsek Alla, Asfin, mengaku telah mendatangi SPBU Kalosi untuk melakukan pengecekan dan menemukan pelanggaran.
“Saya ditelpon sama Pak Kasat Intel pak, saya anggota dari Polsek. Saya langsung ke SPBU ini, saya bilang salah memang ko kenapa kau yang isi,” kata Asfin.
Sementara itu, Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, saat dikonfirmasi terkait pengisian jerigen di SPBU tersebut mengarahkan untuk menghubungi pihak yang menangani wilayah Enrekang.
“Selamat malam, silahkan bisa ditanyakan ke pak Ridho yang handle wilayah Enrekang. Tapi untuk pengisian jirigen itu biasanya dilakukan untuk konsumen non kendaraaan dengan surat rekomendasi,” pesannya.
Saat ditanya mengenai pengakuan anggota Polsek Alla yang menyebut adanya pelanggaran, Muhammad Yoga Prabowo kembali meminta agar persoalan tersebut dikonfirmasi kepada Ridho selaku Cormel SPBU wilayah Enrekang.
Namun, Ridho yang berusaha dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan memilih bungkam.
Jerigen Menumpuk, Nozzle Diduga Dikendalikan Pelangsir
Pantauan langsung wartawan UPDATENEWS di SPBU Kalosi, terlihat sejumlah jerigen berada di lokasi dan diisi menggunakan BBM jenis Solar Subsidi.
Tidak hanya itu, nozzle pengisian Solar tidak dikendalikan langsung oleh pegawai SPBU. Pengisian di lapangan justru terlihat dilakukan oleh sejumlah pelangsir.
Wartawan UPDATENEWS juga menerima telepon dari pihak yang mengaku bahwa sejumlah tumpukan jerigen yang tengah diisi tersebut merupakan miliknya.
Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya praktik penyalahgunaan dalam pendistribusian Solar Subsidi di SPBU Kalosi. Terlebih, aparat kepolisian setempat telah mengakui adanya pelanggaran dalam proses pengisian.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi








