TATOR, UPDATENEWS – Istri Bupati Tana Toraja, Erni Yetti Riman, diduga mempermalukan seorang penjual Tarakko (kerupuk ubi) saat perayaan Hari Jadi Toraja ke-779 dan HUT Kabupaten Tana Toraja ke-71. Penjual tersebut, Mersiani, mengaku disebut pembohong setelah menyampaikan harga dagangannya kepada Erni Yetti Riman.
Peristiwa itu terjadi di Lapangan Tana Toraja Masero To’ Bo’ne, Kecamatan Makale, Senin (31/8/2026), saat kegiatan perayaan HUT Kabupaten Tana Toraja berlangsung.
Mersiani mengaku awalnya menawarkan Tarakko kepada Gubernur Sulawesi Selatan setelah dirinya berfoto bersama orang nomor satu di Sulsel tersebut.
“Tadi kan saya foto sama Pak Gubernur terus saya menawari ke Pak Gubernur, dibilang bagi-bagikan. saya bagikan kemudian ditanya istrinya Pak Bupati berapa saya bilang total Rp1 juta 100 bungkus masih ada sebagian di motor,” ujar Mersiani sambil tersedu-sedu menangis, Senin (31/8/2026).
Menurut Mersiani, persoalan bermula ketika dirinya menyampaikan harga Tarakko yang dibawanya. Ia kemudian mengaku mendapat perlakuan yang membuat dirinya merasa dipermalukan di hadapan orang lain.
“Setelah mendengar harga itu dia tunjuk saya dan bilang saya pembohong. Saya memang orang miskin dia punya jabatan punya uang tapi saya tidak terima dikatai pembohong,” ungkapnya dengan nada kecewa sambil menangis.
Mersiani mengaku keberatan dengan tudingan tersebut. Ia menegaskan dirinya hanya berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan tidak bermaksud melakukan kebohongan terkait harga maupun jumlah Tarakko yang dibawanya.
Peringatan Hari Jadi Toraja ke-779 dan HUT Kabupaten Tana Toraja ke-71 yang digelar di Lapangan Tana Toraja Masero To’ Bo’ne, Kecamatan Makale, sejatinya menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Namun, insiden yang diceritakan Mersiani justru meninggalkan kekecewaan.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi











