TATOR, UPDATENEWS – Kadis Kominfo Tana Toraja (Tator), Oktovianus Berthy Mangontan, yang dikonfirmasi terkait alokasi dana hibah APBD Rp11,3 miliar kepada sejumlah badan dan lembaga nirlaba hingga kini belum memberikan respon. Dari informasi yang dihimpun, alokasi terbesar dana hibah tersebut diduga mengalir ke Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tator.
Namun hingga kini, rincian penerima hibah, besaran anggaran, hingga dasar pemberian dana tersebut belum dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat. Padahal, anggaran yang bersumber dari APBD semestinya dapat dipublish sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemkab Tator.
Data yang dihimpun dari salah satu sumber terpercaya di lingkup Pemkab Tator membenarkan adanya dana hibah APBD sebesar Rp11,3 miliar tersebut.
Kepala Dinas Kominfo Tator, Oktovianus Berthy Mangontan, yang berusaha dikonfirmasi terkait daftar penerima hibah maupun mekanisme penyalurannya, belum memberikan tanggapan.
Sikap tersebut memicu sorotan dan menimbulkan dugaan minimnya keterbukaan informasi. Transparansi penggunaan anggaran dinilai penting guna memastikan dana hibah tepat sasaran dan digunakan sesuai ketentuan.
Terlebih, APBD berasal dari pajak masyarakat sehingga pengelolaannya wajib diawasi secara terbuka.
Slogan Pemkab Tator, “Bayar Pajaknya, Awasi Penggunaannya”, pun dipertanyakan karena dinilai belum sejalan dengan keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana hibah tersebut.
Sebelumnya diberitakan Setda Tana Toraja Hibahkan APBD Rp11,3 Miliar, Terbesar Diduga Ngalir ke PKK.
Ketua TP PKK Tana Toraja, Erni Yetti Riman, mengaku tidak mengetahui detail terkait anggaran tersebut.
“Siang ooo maaf saya tidak tahu dan tidak mengerti kalau soal itu,” tulis Erni melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).
https://update-news.com/setda-tana-toraja-hibahkan-apbd-rp113-miliar-terbesar-diduga-ngalir-ke-pkk/
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi






