TATOR, UPDATENEWS – Kuasa hukum Andarias Padaunan, wartawan PEDOMANINDONESIA.ID yang bertugas di Toraja mendesak Polres Tana Toraja (Tator) untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan pengancaman yang diduga dilakukan Kalem (Kepala Lembang) Saloso, Andung Tiku Sulle Gorri’. Dugaan pengancaman tersebut menyusul pemberitaan terkait aktivitas tambang galian C diduga ilegal di Kelurahan Singki’, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara.
Yulius Sattu Masiku, SH dan Yulius Dakka, SS, .SH selaku kuasa hukum yang ditunjuk Andarias menyampaikan, laporan tersebut telah dilayangkan oleh kliennya sejak 2 April 2026.
“Kami mendesak kepolisian karena ini klien kami sudah melapor dari tanggal 2 di Polres Tator sehingga kami meminta kepada pihak kepolisian untuk serius mengusut dan memanggil Kepala Lembang tersebut untuk diperiksa sesuai dengan laporan klien kami. Dimintai pertanggungjawabannya sekaitan ancamannya terhadap klien kami,” ujar Yulius Dakka kepada UPDATENEWS, Senin (6/4/2026).
Ia menegaskan, dugaan ancaman terhadap wartawan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, terlebih saat jurnalis tengah menjalankan tugas profesinya. Menurutnya, jika terdapat keberatan terhadap pemberitaan, mekanisme yang seharusnya ditempuh adalah melalui hak klarifikasi.
“Kalaupun belakangan Pak Lembang ada statementnya bahwa dia emosi segala macam tidak boleh begitu, karena ini hak klien kami dalam menjalankan profesinya sebagai wartawan lalu mendapat ancaman,” Kata Yulius.
Lebih lanjut, Yulius mengingatkan bahwa kebebasan pers merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Wartawan sebagai salah satu pilar demokrasi harus mendapatkan perlindungan saat menjalankan tugas jurnalistik.
“Mestinya Pak Lembang itu meminta hak klarifikasi, itu kan jalurnya jadi jangan melakukan pengancaman intimidasi. Karena kalau itu dilakukan maka sangat mengancam keberlangsungan berdemokrasi kita, wartawan ini kan salah satu pilar demokrasi,” sambungannya.
Ia pun berharap Polres Tator bertindak profesional dan transparan dalam menangani laporan tersebut, sehingga memberikan kepastian hukum serta menjaga iklim kebebasan pers tetap kondusif.
Mantan Kapolres Tator, Victor Datuan Batara (VDB) sebelumnya juga menyoroti kasus dugaan pengancaman yang dilontarkan Kalem Saloso terhadap Andarias, menurutnya hal tersebut merupakan tindak pidana serius.
Sebelumnya diberitakan Kalem Saloso Ancam Wartawan yang Beritakan Tambang Ilegal: Saya Dapat Lepas Kepala Mu
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi











