TATOR, UPDATENEWS – Komisi II DPRD Tana Toraja memberikan apresiasi kepada PT Malea Energy yang tetap mempertahankan 500 karyawan di tengah tantangan operasional perusahaan. Dari jumlah tersebut, 95 persen merupakan tenaga kerja lokal, sebuah komitmen yang dinilai memberi dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat Tana Toraja.
Komitmen PT Malea Energy dalam menjaga lapangan pekerjaan mendapat perhatian positif dari Komisi II DPRD Tana Toraja saat melakukan kunjungan kerja ke PT Malea, Kamis (11/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Pimpinan PT Malea Energy, Victor Datuan Batara (VDB) memaparkan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan yang bergerak di sektor energi tersebut.
Saat ini PT Malea Energy mempekerjakan sekitar 500 orang karyawan, dengan mayoritas berasal dari Tana Toraja. VDB mengungkapkan, berdasarkan kebutuhan operasional, perusahaan sebenarnya hanya memerlukan sekitar 300 tenaga kerja.
Namun manajemen memilih tetap mempertahankan seluruh karyawan yang ada dan tidak mengambil langkah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Secara kebutuhan operasional, perusahaan sebenarnya hanya membutuhkan sekitar 300 karyawan. Namun kami tetap mempertahankan sekitar 500 karyawan karena pertimbangan kemanusiaan dan komitmen pemberdayaan masyarakat lokal,” ujar VDB.
Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Komisi II DPRD Tana Toraja. Menurut para legislator, keputusan perusahaan mempertahankan ratusan tenaga kerja lokal menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ketua Komisi II DPRD Tana Toraja, Semuel Tandirerung menilai langkah yang diambil PT Malea Energy layak menjadi contoh bagi perusahaan lain. Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang mendorong sejumlah perusahaan melakukan efisiensi tenaga kerja, PT Malea Energy justru memilih menjaga keberlangsungan pekerjaan bagi ratusan warga.
“Di saat banyak perusahaan melakukan efisiensi dengan mengurangi jumlah tenaga kerja, PT Malea Energy justru tetap mempertahankan karyawannya. Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang patut diapresiasi,” kata Semuel.
Komisi II DPRD Tana Toraja menilai keberadaan tenaga kerja lokal dalam jumlah besar tidak hanya membantu menjaga pendapatan keluarga pekerja, tetapi juga berkontribusi terhadap perputaran ekonomi daerah dan upaya menekan angka pengangguran.
DPRD berharap komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat lokal dapat terus dipertahankan. Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan upaya mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dengan tetap terbukanya lapangan kerja bagi ratusan warga Tana Toraja, PT Malea Energy dinilai tidak hanya menjalankan aktivitas usaha, tetapi juga mengambil peran dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi







