TATOR, UPDATENEWS – Seorang Guru Agama Katolik SMP Negeri 1 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Marselinus Batara, juga mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Marselinus mengaku mulai mengalami gangguan pada perut hingga diare setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan sehari sebelumnya, Rabu (2/9/2026).
Marselinus menceritakan, gejala tersebut mulai dirasakan pada Kamis dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, ia merasakan perut seperti melilit dan muncul rasa mual hingga harus masuk ke toilet.
“Kemarin itu jam 1 dini hari lewat saya lihat jam saya perut saya kayak mau melilit-lilit Dan mau mual saya masuk toilet. Habis itu saya tidur masih terasa, waktu pertama saya buang air besar belum terlalu,” ujar Marselinus, Kamis (3/9/2026).
Menurut Marselinus, kondisi tersebut berlanjut hingga pagi hari. Bahkan, saat tiba di sekolah, ia masih mengalami keluhan tersebut.
“Tadi pagi baru mencret, sampai di sekolah masih kena. Konsumsi juga kemarin itu ayam, tempe goreng, sayur dan ada dua buah,” ungkap Marselinus.
Menu yang dikonsumsi Marselinus tersebut merupakan makanan MBG yang dibagikan kepada siswa dan pihak sekolah sehari sebelumnya.
Total ratusan siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Makale (To’bo’ne) yang juga mengalami gejala serupa dan mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di Makale salah satunya RSUD Lakipada.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti yang dialami siswa maupun guru tersebut masih dalam proses pendalaman lebih lanjut. Sampel menu MBG telah dikirim untuk dilakukan uji laboratorium.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi






