TATOR, UPDATENEWS – Pihak PT Kencana Hijau Bina Lestari (KHBL) memberikan komentar terkait insiden pohon tumbang yang menewaskan seorang buruh penyadap getah pinus di Lembang Balepe, Kecamatan Malimbong Balepe. KHBL menegaskan korban bukan karyawan, melainkan pekerja dari mitra kerja atau rekanan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 21.00 WITA, saat hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan hutan pinus. Sebatang pohon besar dilaporkan tumbang dan menimpa gubuk sederhana yang ditempati para pekerja penyadap getah pinus.
Dalam kejadian itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia, yakni Dahrun, sementara satu korban lainnya, Mulyana (33), mengalami luka berat. Korban luka diketahui merupakan buruh penyadap pinus asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Menanggapi peristiwa tersebut, pihak PT KHBL menyampaikan belasungkawa sekaligus klarifikasi terkait status korban.
“Kami menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang terjadi di Balepe,” Kata Pimpinan PT KHBL, Alvon, Senin (16/3/2026) saat dikonfirmasi.
KHBL menegaskan bahwa korban yang meninggal dunia bukan merupakan karyawan perusahaan, melainkan pekerja dari mitra kerja.
“Korban merupakan pekerja dari mitra kerja atau rekanan KHBL, dan bukan karyawan atau pekerja KHBL,” lanjut pernyataan tersebut.
Meski demikian, pihak perusahaan menyatakan tetap hadir dalam proses penanganan sebagai bentuk kepedulian.
“KHBL hadir sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan dengan membantu proses penanganan agar dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait keselamatan kerja para buruh penyadap getah pinus di kawasan hutan, terutama saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi







