Binamu Jadi Laboratorium Lapang, Puluhan Mahasiswa Sawerigading Siap Berkontribusi untuk Masyarakat ‎

JENEPONTO, UPDATENEWS— Pemerintah Kecamatan Binamu secara resmi menerima kedatangan mahasiswa peserta kegiatan Studi Lapang dari Universitas Sawerigading pada Rabu (22/4/2026). Rombongan mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Kecamatan Binamu, Suhardi Sultan.



‎Ketua Panitia Studi Lapang, Hasbullah Tamrin, SH., MH., menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 93 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi. Ia berharap kegiatan studi lapang ini dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran baru bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung.



‎“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah serta berkontribusi dalam pengembangan potensi daerah, terutama pengembangan objek wisata yang menjadi salah satu modal utama Kelurahan Monro-monro,” ujarnya.



‎Sekretaris Kecamatan Binamu, Suhardi Sultan, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan studi lapang. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

‎“Kami merasa bangga menjadi tuan rumah kegiatan ini. Berbagai program yang dibawa oleh mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Binamu,” ungkapnya.



‎Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Sawerigading, Dr. Adi Sumandiyar, S. Sos., M. Si., mewakiii Rektor Unsa, Prof. Dr. A Melantik Rompegading, SH., MH menyakpaikan bahwa kegiatan studi lapang merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari di kampus ke dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat.



‎“Kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus proses pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa,” jelasnya.

‎Kegiatan studi lapang ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal.

READ  Sekolah Rakyat untuk Keluarga Miskin Ekstrem Bakal Dibangun di Gowa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *