TATOR, UPDATENEWS – Pastor Bal dan Pastor Jimi menyuarakan harapan agar jalan penghubung Pangala-Baruppu di Toraja Utara segera mendapat penanganan dan perhatian dari pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Saat ini masyarakat, Pastor Jimi dan Pastor Bal menggalang dana dan melakukan swadaya bersama.
Pastor Bal mengatakan kondisi jalan poros Pangala-Baruppu saat ini cukup memprihatinkan. Menurutnya, kerusakan jalan berdampak langsung terhadap pelayanan dan berbagai aktivitas masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
“Teman-teman dimanapun anda berada kalau kamu melihat jalan poros Pangala-Baruppu cukup memprihatinkan. Agar pelayanan bisa berlangsung dan berbagai kegiatan masyarakat bisa dilaksanakan maka kita melakukan swadaya,” ujar Pastor Bal, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan jalan sementara secara swadaya dilakukan melalui gerakan gotong royong yang melibatkan masyarakat setempat
“Gerakan swadaya gotong royong untuk membangun jalan ini dan kemarin bersama dengan masyarakat terutama Desa Buntu Batu. Kita sudah mengerjakan ini kita kumpul dana sedikit-sedikit, jadi kita mengharapkan partisipasi dari saudara-saudari dimanapun anda berada,” katanya.
Pastor Bal juga mengajak masyarakat dan yang mempunyai rezeki lebih bisa membantu gerakan swadaya tersebut .
“Bantuan meskipun kecil tetapi sangat berarti bagi yang membutuhkan, mungkin ada yang rezekinya banyak bisa membantu kami,” ucapnya.
Menurutnya, kondisi infrastruktur tersebut semestinya mendapat perhatian pemerintah karena menyangkut kepentingan luas.
“Secara pribadi tidak bisa mengharapkan banyak karena Program Prabowo-Gibran efisiensi anggaran untuk MBG dan Kopdes Merah Putih. Seandainya itu berjalan di tempat ini pemerintah wajib mengerjakan jalan ini,” katanya.
Sementara itu, Pastor Jimi menegaskan bahwa penyampaian kondisi jalan tersebut bukan dimaksudkan untuk menyudutkan pemerintah. Namun, ia menilai hingga saat ini belum ada perhatian yang memadai terhadap perbaikan jalan poros Pangala-Baruppu.
“Selama ini saya bukan mau menjelekkan pemerintah tapi belum ada perhatian dari pemerintah yang utuh untuk perbaikan jalan di Poros Pangala-Baruppu. Dibiarkan rusak seperti ini, kalau pun ada itu inisiatif-inisiatif pribadi,” kata Pastor Jimi.
Pernyataan kedua pastor tersebut menambah deretan aspirasi masyarakat yang berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan Pangala-Baruppu.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan keagamaan, dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. Saat ini open donasi terus disuarakan di live medsos TikTok Pastor Jimi.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi











