MAKASSAR,UPDATENEWS— Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) menghadirkan LUBIIES, inovasi cereal cookies berbahan dasar pangan lokal berupa tepung ubi jalar putih dan pure labu kuning. Produk ini dikembangkan sebagai alternatif sarapan dan camilan praktis dengan mengangkat potensi komoditas pangan lokal menjadi produk bernilai tambah.
LUBIIES dikembangkan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Universitas Hasanuddin oleh tim mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang berkolaborasi dengan mahasiswa Ilmu Gizi. Inovasi ini dikembangkan oleh Farah Zahwa Alifah Tophan selaku ketua tim dan berada di bawah pendampingan Dr. Wahda, S.E., M.Pd, M.Si. Kolaborasi lintas bidang ini turut mendukung proses pengembangan LUBIIES, baik dari aspek kewirausahaan maupun inovasi produk pangan.
Berangkat dari pemanfaatan bahan pangan lokal, LUBIIES menggunakan tepung ubi jalar putih dan pure labu kuning sebagai bahan utama dalam pembuatan cereal cookies. Pemanfaatan kedua komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya tim untuk menghadirkan produk pangan yang tidak hanya praktis, tetapi juga memiliki nilai tambah.
Dalam perjalanannya, LUBIIES terus dikembangkan mengikuti kebutuhan dan respons konsumen. Pada tahap awal, produk ini hadir dalam dua varian rasa, yakni Choco-bies dan Cheezy-bies. Seiring meningkatnya permintaan serta masukan yang diterima dari konsumen, tim kemudian menghadirkan varian baru, Matcha-bies, untuk memberikan pilihan rasa yang lebih beragam.
Tidak hanya dari sisi varian, karakteristik produk juga menjadi perhatian dalam pengembangan LUBIIES. Produk ini memiliki karakteristik gluten-free dan tinggi serat serta menggunakan pemanis alami stevia. LUBIIES juga dapat dikonsumsi secara langsung maupun disajikan bersama susu sehingga memberikan alternatif penyajian yang praktis bagi konsumen.
Untuk memastikan produk terus berkembang sesuai kebutuhan pasar, tim LUBIIES melakukan evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan masukan dari konsumen. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan produk, mulai dari pengembangan varian hingga peningkatan kualitas.
Melalui LUBIIES, tim mahasiswa UNHAS berupaya menunjukkan bahwa potensi pangan lokal dapat dikembangkan menjadi produk inovatif yang memiliki nilai tambah dan relevan dengan kebutuhan konsumen. Sejalan dengan upaya tersebut, LUBIIES akan terus mengembangkan produk dan memperluas jangkauan pasar sebagai bagian dari pembangunan usaha mahasiswa yang berbasis pada potensi pangan lokal.







