TATOR, UPDATENEWS – Sepekan berlalu, narapidana (napi) Paulus Niel (34), tahanan Rutan Kelas IIB Makale kasus penipuan dan penggelapan, yang kabur saat menjalani perawatan medis di RSUD Lakipadada, Tana Toraja (Tator), Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 21.30 Wita, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Pencarian terhadap Niel masih dilakukan dengan melibatkan sejumlah aparat kepolisian di wilayah Tana Toraja, Toraja Utara hingga Parepare.
Niel sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Lakipadada karena mengeluhkan vertigo dan nyeri kepala. Namun, saat masih menjalani perawatan, ia kabur meninggalkan ruang perawatan dan hingga kini belum ditemukan.
Humas Rutan Kelas IIB Makale, Rizel, mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap Niel. Koordinasi dengan sejumlah wilayah juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan Niel melarikan diri melalui jalur laut.
“Masih belum kami sedang melakukan pencarian, kami sudah bekerja sama dengan Polres Torut, Tator dan termasuk di Pare-Pare untuk mengantisipasi yang bersangkutan kabur melalui laut. Kami sementara lacak pak, nanti kami informasikan kalau ada perkembangan,” ujar Rizel saat ditemui, Sabtu (29/8/2026).
Selain pencarian, petugas yang berjaga saat Niel melarikan diri juga telah menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses evaluasi dan tindak lanjut atas peristiwa kaburnya tahanan.
“Ini kan tadi baru Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) kami datang disini itu baru penguatan tadi di kantor dari Kanwilditjampas Sulsel, kemudian terkait pembinaan nanti kita tunggu. Kemarin tim dari Kanwil sudah turun untuk BAP, jadi tinggal tunggu saja tindaklanjutnya bagaimana,” kata Rizel.
Peristiwa kaburnya Niel juga menjadi sorotan karena rekaman CCTV di ruangan tempat ia dirawat disebut tidak dapat diakses. Kondisi tersebut membuat rekaman yang diharapkan dapat membantu mengungkap situasi saat Niel meninggalkan ruang perawatan belum dapat dilihat.
Direktur RSUD Lakipadada, Obed Bassang, sebelumnya mengatakan rekaman CCTV sebenarnya tersedia. Namun, rekaman tersebut belum dapat dibuka karena terkendala password.
“Ada tapi pasword tidak bisa dibuka, tidak rusak CCTV cuma passwordnya tidak bisa dibuka. Kami sudah hubungi penyedia sudah dikasih pasword tapi tidak bisa dibuka,” ujar Obed saat ditemui, Sabtu (30/8/2026).
Dengan masih berlangsungnya pencarian dan rekaman CCTV yang belum dapat diakses, keberadaan Niel hingga kini masih menjadi tanda tanya. Pihak Rutan Kelas IIB Makale menyatakan akan menginformasikan perkembangan terbaru apabila terdapat hasil dalam proses pencarian.
Penulis: Nober Salamba
Editor: Redaksi










