TAKALAR, UPDATENEWS- Universitas Sawerigading Makassar resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXIX Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu lokasi penempatan mahasiswa KKN adalah Desa Mappakalompo, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.
Kegiatan pelepasan sekaligus penerimaan mahasiswa KKN tersebut berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan diawali dari kampus Universitas Sawerigading Makassar dan dilanjutkan dengan penerimaan oleh pemerintah Kecamatan Galesong serta penyerahan mahasiswa kepada Pemerintah Desa Mappakalompo.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Panitia KKN Universitas Sawerigading, Hasbullah Tamrin, S.H., M.H., hadir secara langsung dalam proses pelepasan dan penerimaan mahasiswa KKN. Kehadiran panitia menjadi bagian penting dalam memastikan proses penempatan mahasiswa berjalan dengan baik serta terjalinnya komunikasi antara pihak universitas dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Sesampainya di Kecamatan Galesong, rombongan mahasiswa KKN Universitas Sawerigading disambut oleh Camat Galesong, Iksan Larigau, S.E. Dalam sambutannya, pemerintah kecamatan menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Galesong.
Penerimaan mahasiswa KKN kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kepada Pemerintah Desa Mappakalompo yang diwakili oleh Syarifuddin, S.H. Penyerahan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan program KKN mahasiswa Universitas Sawerigading di Desa Mappakalompo.
Dorong Kolaborasi Kampus dan Masyarakat
Pelaksanaan KKN diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi melalui berbagai program pemberdayaan.
Mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok perempuan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya dalam mengidentifikasi potensi dan kebutuhan Desa Mappakalompo.
Melalui kegiatan KKN, mahasiswa juga diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama proses pendidikan di perguruan tinggi dalam konteks kehidupan masyarakat. Kehadiran mahasiswa di desa diharapkan mampu memberikan gagasan, inovasi, dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Ketua Panitia KKN Universitas Sawerigading, Hasbullah Tamrin, S.H., M.H., menegaskan pentingnya mahasiswa menjaga nama baik almamater selama menjalankan program pengabdian.
“Mahasiswa KKN diharapkan dapat membangun hubungan yang baik dengan pemerintah dan masyarakat, menjaga etika, serta mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian pelepasan dan penerimaan mahasiswa KKN.
Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Galesong menyambut baik keberadaan mahasiswa KKN Universitas Sawerigading. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah wilayah diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Awal Pengabdian di Desa Mappakalompo
Setelah diterima oleh pemerintah kecamatan, mahasiswa selanjutnya diarahkan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Mappakalompo. Proses tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa dalam mengenali kondisi sosial, ekonomi, budaya, serta potensi yang dimiliki masyarakat desa.
Kegiatan penerimaan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut juga diikuti dengan foto bersama antara jajaran Universitas Sawerigading, panitia KKN, mahasiswa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.
<span;>Dengan diterimanya mahasiswa KKN di Desa Mappakalompo, KKN Universitas Sawerigading Angkatan XXIX Tahun 2026 secara resmi memasuki tahap pelaksanaan di lapangan. Selama berada di desa, mahasiswa diharapkan mampu membangun sinergi dengan masyarakat serta menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
<span;>Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Universitas Sawerigading Makassar dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.







